DIKSI,Kabupaten Tasikmalaya– Jaringan Alumni SMA PLUS MUALLIMIN 182 (JASMUSIM) beserta PD. Pemuda Persis Kabupaten Tasikmalaya dan RG-UG SMA PLUS MUALLIMIN 182 Rajapolah mengajak para Santri Tsanawiyah di Kabupaten Tasikmalaya untuk mencintai Alam dan Melestarikannya dengan menyelenggarakan kegiatan Santri Alam Persatuan Islam (SALAM PERSIS) mengantarkan kader untuk memahami nilai dan menanamkan peran Khilafah dalam menjaga alam sekitar.(13/02)
SALAM PERSIS diselenggarakan dalam rangka menyambut satu abad Persatuan Islam untuk mempererat ukhuwah dan tali silahtuhrahmi keluarga PERSIS di Kabupaten Tasikmalaya, serta menanamkan nilai dan membangun peran kader umat sebagai pemimpin umat dan penjaga kelestarian kehidupan.
“Kegiatan ini didasarkan kekhawatiran dan perhatian terhadap alam dan merupakan kaloborasi dari Program Pengkaderan kejam’iyyahan serta Pendidikan. Kegiatan ini dihadiri oleh tujuh ratus peserta dan Panitia serta dihadiri oleh perwakilan seluruh otonom Persis dan Lembaga Pemerintahan Kecamatan Kadipaten.” Ujar Rijal Jirananda selaku ketua pelaksana.
Bukan sekedar kemah, namun SALAM PERSIS mengagendakan berbagai jenis acara seminar, kompetisi, outbond serta menanam 2000 pohon yang dikirim langsung dari Kota Bandung.
Turut serta mengundang Prof. Dr. Maman Abdurrahman, Ust. Dede R. Ibrahiem S. Sos. dan Andri AB sebagai Pemateri untuk menambah wawasan Santri Tsanawiyah di lingkungan Kabupaten Tasikmalaya.
“PD. PERSIS Kabupaten Tasikmalaya menyambut baik kegiatan ini dan mendukung penuh dari awal acara ini. Dan mengharapkan para perserta maupun panitia bisa memahami tentang konsep lingkungan bukan hanya tatanan teori tetapi juga tatanan praktek agar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari”. Tegas Ustadz Yuyu selaku ketua PD. PERSIS Kabupaten Tasikmalaya.
Andri Nurkamal selaku Ketua JASMUSIM mengaharapkan “Kita sebagai orang tua harus bisa mewariskan mata air bukan air mata, saat ini kita berharap peserta tersadarkan dengan diadakannya kegiatan ini dapat menjaga dan melestarikan Alam sekitar. Semoga kegiatan ini melahirkan kader yang sadar dimana ia tinggal dan mengetahui cara menjaga tempat tinggalnya.”
Menanggapi kegiatan ini, Aqil Marfu sebagai peserta berkomentar baik mengenai kegiatan ini. “Saya sangat antusias dengan diadakannya kegiatan ini, semoga kegiatan positif seperti ini bisa menjadi agenda tahunan, karena ditinjau dari prospek kedepannya.” Ujar Aqil saat ditemui tim DIKSI. (Raihan/Diki)
0 Komentar