![]() |
| Pertemuan Kedua Verifikasi Bakal Capresma di Kampus STAIPI Bandung. Kamis (12/03/2020) |
DIKSI - Pertemuan
Kedua Verifikasi Bakal Capresma yang diadakan Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa
(KPUM) STAIPI Bandung berakhir menjadi pembubaran KPUM pasca dihujani kritikan
oleh sebagian mahasisa yang hadir dalam forum tersebut.
"Sebenarnya keputusan ini tidak bisa diambil sepihak,
tetapi banyak kecacatan sejak pertama kali pembentukan makanya saya tidak bisa
bertahan dengan keputusan KPUM dan
panitia Kongres disatukan karena pada faktanya KPUM itu harus berdiri sendiri,
dalam artian tidak tergabung dengan panitia Kongres.” Ujar Tarisna Sugara
selaku Ketua KPUM saat ditemui DIKSI selepas acara
Verifikasi Bakal Capresma BEM
STAIPI Bandung. Kamis (12/03/2020).
Menurutnya, pembubaran KPUM merupakan langkah yang terbaik
sebab mekanisme pembentukan KPUM yang sampai saat ini tidak jelas pengesahannya.
“Makanya diambil langkah terbaik KPUM dibubarkan, dan
pemilihan umum akan dilaksanakan setelah Kongres." Jelasnya.
Tarisna juga menambahkan bahwa keputusan yang dibuat untuk
membubarkan KPUM atas masukan mahasiswa yang hadir, rencananya Kongres akan
digelar pada tanggal 24 Maret mendatang.
"Kita harus mendengarkan pendapat dari yang hadir
dalam verifikasi tadi, saya sudah pikirkan dan kalaupun saya bertahan dengan
mengadakan pemilihan umum terlebih dahulu kemudian Kongres saya akan
salah. Karena mekanisme dari pertama
sudah salah, mulai dari pembentukannya yang disatukan dengan panitia Kongres
seolah tidak independent dan didalam KPUM itu ada orang-orang yang menjadi
Tasykil BEM." Pungkasnya.


0 Komentar