Social Media

Nestapa BEM, Hidup Segan Mati Tak Mau


Pergantian kepengurusan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STAI Persis Bandung sampai saat ini belum menemui titik terang, mengapa sampai terjadi demikian ? Padahal periode kepengurusan BEM sudah melebihi masa jabatannya.

Semenjak dilantik BEM STAIPI Bandung masa jihad 2019-2020 pada tangal 12 Januari 2019, hal tersebut menjadi pertanda dimulainya masa bakti BEM yang dipimpin oleh Nu’man Riyadi mahasiswa dari prodi PAI serta wakilnya Arman Nurhakim Maulana mahasiswa dari Prodi IQT. 

Seharusnya pada tanggal 12 Januari 2020 perlu ada pergantian kepengurusan, alasan ditundanya pemilihan presma baru sangatlah variatif. Dari alasan kondisi mahasiswa yang memiliki kesibukan masing-masing sampai pandemi Covid-19 menjadi alasan terkini.

Padahal pihak akademik memberi kebebasan untuk diadakannya aktivitas organisasi dimasa Pandemi, asalkan sesuai dengan protokol kesehatan. Ditambah lagi pihak Pemerintah Provinsi Jabar pun memberlakukan sistem Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) atau New Normal pada bulan Juli lalu.

Kondisi BEM hari ini sangat mempengaruhi berbagai aktivitas dari setiap lini organisasi internal yang ada. Sebut saja HMJ PAI, HMJ IQT, HMJ KPI, HMJ PIAUD sampai HMJ EKSYAR belum menentukan kapan kepengurusan masing-masing HMJ itu berakhir.

Jadi, mau sampai kapan drama kepengurusan BEM akan terus berlangsung ? Apologi apa yang akan mereka sampaikan kembali? Nestapa BEM, "Hidup Segan Mati Tak Mau".  

(AH)

 

 

Posting Komentar

0 Komentar