Andir | DIKSI – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) juga Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI)Sekolah Tinggi Agama Islam Persatuan Islam (STAIPI) Bandung mendirikan Sekolah Rakyat untuk meringankan orang tua dalam mendidik anaknya yang belajar secara online.
Radini Teza Inten, salah satu Mahasiswa PAI mengatakan bahwa dibentuknya Sekolah Rakyat dikarenakan anak-anak mulai jenuh sistem pembelajaran dan orang tua mengeluh karena anaknya sulit diajak belajar pada masa Pandemi Covid-19.
“ Tujuan dibentuknya sekolah rakyat ini karena melihat zaman sekarang banyak banget anak-anak yang mulai jenuh dengan belajar, terus di tambah dengan pandemi yang belum usai. Disini saya dengan teman teman mencoba membuat sekolah non formal, dengan adanya sekolah ini dapat meringankan beban orang tua,” Ujarnya kepada wartawan DIKSI di Kelurahan Andir, Kp.Ciputat, Kab.Bandung. Selasa, (14\09\2021).
Ia mengaku sangat sedih ketika melihat anak zaman sekarang yang belum bisa menulis, membaca, juga menghitung.
"Saya sangat sedih melihat anak-anak zaman sekarang belum bisa membaca, menulis, dan berhitung. Apa jadinya kalau kalau tunas Bangsa seperti itu," kata Radini.
Dengan adanya Sekolah Rakyat, Radini berharap agar anak bisa mencintai lingkungannya juga berkompeten.
“ Kami berharap anak anak itu agar lebih bisa mencintai lingkungannya sendiri, dan kami berharap dapat membentuk anak yang berkompeten. ” Tandasnya. (GK\RK)


1 Komentar
maasya Allah
BalasHapus