Ciganitri | DIKSI - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kabinet Berdaya melantik secara serentak lima Tasykil Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) dari semua prodi.
Kelima HMJ tersebut yaitu Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Ilmu Qur'an dan Tafsir (IQT), Pendidikan Agama Islam (PAI), Ekonomi Syariah (EKSYAR), dan Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD).
Para tasykil HMJ tersebut dilantik langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Dzulfikar.
Muhammad Dzulfikar ( Mendagri) mengatakan, pelantikan serentak kali ini tidak memiliki alasan khusus, tapi lebih kepada meningkatkan ghirah jihad pada setiap anggota tasykil HMJ.
"Tidak ada alasan khusus mengapa pelantikan ini di laksanakan secara serentak, namun dengan diadakannya pelantikan serentak ini dirasa bisa meningkatkan tensi, sensitivitas serta ghirah jihad pada anggota tasykil HMJ yg baru," ujar Dzulfikar melalui pesan WhatsApp kepada redaksi DIKSI, Jumat (22/10) .
Dzulfikar melanjutkan, pelantikan ini dapat menjadi langkah perjuangan awal untuk para tasykil baru.
"Sebagaimana kita ketahui bersama, HMJ yang dimana fungsi utamanya sebagai wadah kreasi dan pengembangan diri mahasiswa ini diharapkan senantiasa mengoptimalkan peranan nya. Tidak hanya itu, kami berharap tiap tiap Himpunan mahasiswa jurusan tidak mengesampingkan kepentingan lainnya seperti mewadahi aspirasi mahasiswanya," papar Dzulfikar.
Setelah harapan dari pelantikan, Dzulfikar menyebutkan persiapan program jihad secara kolaboratif pun akan dilaksanakan dan penggagas nya adalah Mendagri itu sendiri.
"Sinergis kooperatif maupun kolaboratif, itu menjadi tujuan bersama antara BEM dan juga HMJ, agar senantiasa mempermudah menjalankan peranan dan tanggung jawab di ranah nya masing-masing. Adapun kolaborasi terkait program, akan ada program kerja dari beberapa menteri yang akan dikolaborasikan dengan HMJ," imbuh Mendagri.
"Tentunya kita semua sangat merindukan euforia BEM dan HMJ menjadi kesatuan yang utuh dalam membangun peradaban melalui program, mudah mudahan tidak terjadi kendala dan hambatan di kemudian hari," pungkasnya. (AAP/TA).

0 Komentar