Social Media

STAIPI Bandung Ubah Sistem Pembayaran. Sukardi: Belum Disiplin

STAI Persis Bandung. Foto: Facebook

Ciganitri | DIKSI - Sekolah Tinggi Agama Islam Persatuan Islam ( STAIPI ) Bandung merubah sistem pembayaran keuangan mahasiswa dari Uang Kuliah Tunggal (UKT) ke sistem pembayaran pendidikan perkomponen (SPP) pada penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2022-2023 mendatang.

"saya menyebutkan pembiayaan perkomponen. Biaya pendidikan itu dihitung berdasarkan komponen-komponen yang harhs dibayarkan. Itulah kenapa kita kembali lagi kepada model pembayaran SPP. " Ujar Sukardi, Wakil Ketua Bidang 2 Bendahara. (25/01)

Ia mengatakan bahwa perubahan sistem pembayaran ini disebabkan oleh tidak meratanya kedisiplinan mahasiswa dalam membayar UKT, hal ini menjadi sebuah kekhawatiran untuk STAI Persis Bandung itu sendiri.

"Dengan model UKT, STAIPI menjadi was-was, karena memang pada akhirnya mahasiswa kita kan tidak semuanya disiplin dalam membayar UKT, " ujarnya kepada Wartawan DIKSI saat ditemui di Kampus STAIPI Bandung. (25/01)

Ia juga menjelaskan bahwa apabila mahasiswa sudah disiplin dalam membayar UKT maka sistem ini sangat baik, namun jika mahasiswa belum disiplin dalam pembayaran sangat berbahaya bagi keuangan kampus.

" Saya sudah bilang memang dari awal bahwa model UKT ini akan sangat baik apabila mahasiswanya disiplin, tapi akan sangat berbahaya bagi keungan STAIPI kalau mahasiswanya belum disiplin dalam melakukan pembayaran, Setelah kami melakukan evaluasi, kami berpendapat bahwa model UKT memang belum stabil atau cocok untuk saat ini diterapkan." jelasnya.

Mahasiswa STAI Persis Bandung. Foto: Facebook

Berbarengan dengan hal ini, STAI Persis Bandung membuka beasiswa bagi mahasiswa aktif maupun mahasiswa baru yang memiliki hafalan Al-Qur’an. Beasiswa ini dibuka bagi mahasiswa yang memiliki hafalan dari 3 juz hingga 30 juz.

“Bagi pendaftar yaitu masih aktif sebagai mahasiswa STAIPI maka dia berhak mengikuti program itu. bukan hanya untuk yang baru. Jadi untuk mahasiswa  yang lama bahkan yang mau lulus  silakan. Cuma mungkin untuk yang lamanya tinggal sisanya saja dapat kebebasannya.” Ujar Sukardi, Wakil Ketua Bidang 2 Bendahara.

Pendaftaran Beasiswa ini dapat dilakukan dengan menghubungi tim khusus yaitu yang terdiri dari Kepala Prodi. Selanjutnya, mengikuti beberapa tahapan seleksi yang di uji oleh ahlinya dari Markas tahfiz Quran, Padalarang.

“Untuk pendaftraran itu pembayarannya masih normal. Kemudian Mahasiswa mendafftar untuk seleksi beasiswa dan akan ada seleksinya yang diuji oleh ahlinya, kita datangkan dari Markas Tahfidz Quran yang di Padalarang. Jika setelah di tes, 30 juz mutqin maka akan  dikeluarkan oleh mereka itu sertifikatnya dan kita gratiskan. dan Uang yang sudah masuk kita kembalikan.” Pungkasnya. (25/01/2022) (DS/NY)

Posting Komentar

0 Komentar