![]() |
| Foto : Laboran STAIPI Bandung |
Ciganitri | DIKSI - KONGRES BEM STAI Persis Bandung 2022 yang dilaksanakan pada 29-30 Juni lalu menghasilkan seorang ketua BEM terpilih, yaitu Aa Ramdani Malik atau biasa dikenal dengan panggilan Dani dari prodi IAT (Ilmu Al-Qur'an Tafsir). Saat diwawancarai beberapa waktu lalu, Kang Dani mengemukakan mengenai grand design untuk BEM selama masa kepemimpinannya dengan menjadikan Tri Dharma perguruan tinggi yakni pendidikan, penelitian juga pengabdian sebagai landasan ataupun langkah awal kedepannya.
"Saya ingin membangun semacam gerakan transformatif demi terwujudnya mahasiswa STAIPI yang berintelektual sinergis juga dinamis". Ujar Kang Dani.
Kang Dani memaparkan untuk BEM kedepannya dapat menopang setiap ruang-ruang intelektual yang ada di kampus agar terus dapat berjalan. Selain itu, BEM kedepannya dapat memahami setiap orientasi mahasiswa yang berbeda-beda kemudian diakomodir agar setiap mahasiswa itu paham akan perannya sebagai mahasiswa yaitu agent of change dan social control.
"Mengakomodir orientasi daripada mahasiswa itu seperti apa kemudian membangun ruang-ruang intelektual". Lanjut Kang Dani, ketika menjelaskan mengenai langkah apa yang akan beliau ambil. Kemudian Kang Dani juga menjelaskan mengenai relasi BEM yakni organisasi yang fundamental dalam hal tersebut, agar dapat membangun relasi dan mengutamakan relasi ke bawah.
"Ke depannya ingin membangun tadi, gerakan-gerakan transformatif dari BEM yang terdahulu. Artinya kita harus bersama-sama membangun ruang-ruang intelektual, bersinergis dengan Hmj-Hmj juga kampus." Agar dinamis menurut beliau, yakni dapat terus ada perubahan sebagai bentuk pengamalan dari Tri Dharma perguruan tinggi.
"Harapan saya yang sangat besar itu mahasiswa itu dapat berjalan dengan orientasinya masing-masing gitu tapi tidak melupakan fungsi daripada mahasiswa itu sendiri" Pungkasnya.
(DD | N)


0 Komentar