![]() |
| Ribuan Mahasiswa dan Aktivis Kemasyarakatan Melakukan Aksi Mobilisasi Nasional di depan Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat Foto : Raihan F. |
Dalam aksi ini, para demonstran menuntut penghapusan dan
pembatalan RKUHP, RUU KPK dan UU pertanian.
"Aksi kali ini sangat urgent bagi mahasiswa untuk
turun, berhubung DPRD kali ini ngebut untuk meloloskan berbagai Rancangan
Undang-Undang yang tidak kolektif dan hanya menguntungkan beberapa pihak
saja," Ujar Muhammad Farhan Tamimi, selaku koordinator lapangan Mahasiswa
STAIPI Bandung.
Farhan mengkhawatirkan adanya penyalahgunaan kekuasaan dari
pemerintah dengan menjadikan RUU yang diusung sebagai legitimasi.
"Contohnya jika RUU KPK disahkan, bisa jadi korupsi
justru menjadi lebih merajalela. Belum dilemahkan saja kasus korupsi sudah
banyak, apalagi kalau sudah dilemahkan." ungkapnya
Tamimi juga menegaskan, dalam aksi kali ini Mahasiswa STAIPI dituntut untuk melakukan pengkajian terlebih dahulu sebelum mengikuti aksi.
"Jangan sampai kita hanya ikut-ikutan mengikuti aksi. Kita harus melakukan pengkajian juga, sehingga kita memiliki tuntutan sendiri dan tidak hanya mengikuti tuntutan orang lain. Bagaimana jika ada tuntutan orang lain yang bertrntangan dengan norma-norma Islam, apakah di dukung juga?. Jadi kita punya argumentasi sendiri bukan hanya sekedar mengikuti aksi ." Pungkasnya. (-ed)
"Jangan sampai kita hanya ikut-ikutan mengikuti aksi. Kita harus melakukan pengkajian juga, sehingga kita memiliki tuntutan sendiri dan tidak hanya mengikuti tuntutan orang lain. Bagaimana jika ada tuntutan orang lain yang bertrntangan dengan norma-norma Islam, apakah di dukung juga?. Jadi kita punya argumentasi sendiri bukan hanya sekedar mengikuti aksi ." Pungkasnya. (-ed)


0 Komentar