Social Media

AMMENG Inginkan Mahasiswa Terlibat Dalam Evaluasi Kampus

Aksi AMMENG di depan Kampus saat Audiensi Akademik serta Mahasiswa tengah berlangsung. Kamis (10/10) 
DIKSI - AMMENG menginginkan adanya keterlibatan mahasiswa dalam membuat perencanaan yang dilakukan oleh civitas akademik. Karena kurang terlibatnya mahasiswa dalam mengambil kebijakan kampus, membuat program-program yang dicanangkan kurang optimal. Hal ini di sampaikan oleh salah satu perwakilan AMMENG Muhammad Andi Purbaya.

"Kalau menurut saya planning yang dilakukan oleh kampus tidak melibatkan mahasiswa, sehingga pola perencanaannya kurang optimal juga kurang transparan lah dan tentu hal seperti ini memengaruhi mahasiswa. " ungkapnya kepada Diksi. Minggu (21/10).

Ia memberikan contoh seperti kejadian UTS diundur dikarenakan ada acara seminar, tiba-tiba acara seminar tersebut digelar kemudian UTS di undur . Menurutnya UTS merupakan acara subtansial tapi malah diundur, ini menjadi masalah juga.

"Ya setiap semester minimal kita adakan ruang tersebut  membicarakan tentang agenda kampus ke depannya mau seperti apa, sehingga dampak nya, program kampus bisa lebih optimal dan lebih terkontrol." Harapnya.

Andi menjelaskan hal ini tentu diperbolehkan karena ini untuk kepentingan bersama dan ini tidak aturan khusus.

"Karena ini tergantung kebijakan kampus, jadi kita menawarkan kepada kampus seperti ini agar kampus STAIPI Bandung bisa lebih baik lagi. Kita juga menyadari ada ruang yang memang sifatnya hanya civitas akademik saja yang tahu, tapi ada juga yang memang mahasiswa harus tahu itu, serta ada ruang yang memang kita bersama-sama melakukannya." Pungkasnya. (-ed)

(AH)

Posting Komentar

0 Komentar