![]() |
| Aksi AMMENG di depan Kampus STAIPI Bandung . Kamis (10/10) |
Muhammad Andi Purbaya salah satu perwakilan AMMENG, mengatakan ketakutannya, pihak kampus hanya bisa mengklaim tanpa bisa memfasilitasi yang berakibat pada kreativitas para mahasiswa tidak tersalurkan dengan baik. Tentu ini menjadi warning bagi pihak kampus agar senantiasa mengadakan bimbingan langsung dari akademik.
"Jangan hanya mengklaim. Jika mahasiswa STAIPI berprestasi pihak kampus baru mengakuinya tapi dalam prosesnya ini keterlibatan akademik kurang. (Kreativitas mahasiswa) ini perlu diperhatikan oleh akademik. " tutur Andi, saat ditemui Tim Diksi di Kosannya. Jl Ciganitri Gg Wakaf. Minggu (20/10)
Ia menuturkan, tidak adanya keterlibatan pihak akademik sangat jelas terlihat. Terkhusus bagi mahasiswa prodi KPI (Komunikasi Dan Penyiaran Islam) yang banyak mendapat klaim atas pencapaiannya di bidang perfilman tanpa ada bimbingan di dalamnya.
AMMENG menyoroti momentum apresiasi prestasi kampus ketika pelantikan BEM. Mengingat, mahasiswa yang mendapatkan prestasi tersebut tidak dibimbing langsung oleh akademik. Dalam hal ini, pengklaiman atas mahasiswa yang berprestasi jangan hanya ceremonial semata. (-ed)
(AH)


0 Komentar