DIKSI - Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan Ekonomi Syari'ah (HMJ EKSYAR), Arif Rahman menjelaskan bahwa Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) penting bagi mahasiswa untuk mengolah fikiran dan peduli terhadap kampus.
"Diawali dengan kesadaran mereka sendiri, ada yang mengatakan ngapain ikut LDK buang-buang waktu. Tapi berfikirnya bukan kesana, bahwa LDK ini penting untuk mengolah fikiran, menjadikan mahasiswa yang aktif, peduli terhadap kampus dan prodi mereka sehingga nantinya jati diri mereka sebagai mahasiswa bisa tercapai. " Tuturnya saat ditemu DIKSI di Curug Layung, Kertasari, Cisarua, Bandung Barat. Sabtu ( 23/11 ).
Arif juga menceritakan perubahan sebelum dan setelah ikut LDK pada tahun lalu. Menurutnya, LDK yang saat itu mengangkat tema Dare To Lead memperlihatkan mahasiswa yang kurang aktif dan apatis terhadap HMJ.
"Disana digodog dengan diberikan pencerahan dan arahan yang baik sehingga mindset kami berubah, bahwa mahasiswa itu bukan sekedar kuliah pulang tapi mahasiswa itu bergerak beda dari yang lain dan jati dirinya lebih tinggi. Maka kita dituntut untuk kritis, aktif dan sebagainya sehingga yang dirasakan kita setelah ada LDK mengalami perubahan terhadap mindset dan sikap kepada HMJ." Ucapnya.
Arif menjelaskan pola pendekatan HMJ EKSYAR kepada mahasiswa semester satu yaitu dengan program kerja serta menampung minat dan bakat sebagai ruang mempererat persaudaraan.
"Untuk pendekatan kami (HMJ EKSYAR) kepada semester satu, pertama dengan program yang sudah berjalan diantaranya mengadakan kajian, yang mana tempatnya dikelas semester satu. Jadi kami yang mendekatkan diri kepada mereka. Terus adanya minat bakat, kami memberi ruang untuk menjalin persaudaraan." Pungkasnya
(DM)


0 Komentar