Ia menjelaskan bahwa kajian ini memerlukan pembagian waktu dan pengkajian secara teliti. "Semuanya sudah berjalan sebagaimana mestinya seperti saat permulaan gebrakan dengan mengelar forum terbuka." Ungkap Rifaldi kepada DIKSI Sabtu (9/11).
Rifaldi menyayangkan ada beberapa forum kajian yang terlewat dari agenda yang sudah ditentukan oleh divisi PI, penyebabnya adalah karena persiapan yang belum matang.
"Tapi secepatnya kami akan kembali membuka forum diskusi dan sudah terencanakan mudah-mudahan bisa secepatnya terealisasikan di minggu perkuliahan." Ujar Rifaldi.
Pun untuk melakukan sosialisasi kajian, divisi PI akan memaksimalkan segala kesempatan untuk bersosialisasi serta memanfaatkan sumber daya yang ada.
"Untuk menyebarkan info ini jelas kami serahkan pada Infokom sebagai influencer, namun kami juga memaksimalkan kemampuan individu mahasiswa KPI yang sadar akan kebutuhan intelektual pasti juga akan ter-influence untuk menyebarkan info kajian baik melalui media ataupun dari mulut ke mulut, dan kami juga menyebarkan pamflet bukan hanya di jurusan KPI saja, akan tetapi kami juga menginfokan kepada jurusan yang lain yang ada di STAI Persis Bandung." Pungkasnya.
(RA)


0 Komentar